Senin, 25 November 2019

Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Umayyah

Dalam sejarah tercatat bahwa semasa pemerintahan khalifah-khalifah Daulah Umayyah, kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan budaya telah terbukti, baik semasa Daulah Umayyah di Damasus (661-750) maupun Daulah Umayyah di Andalusia atau Spanyol (756-1031

).


1. Daulah Umayyah di Damaskus (661-750M)
Daulah Umayyah berdiri selama 90 tahun (40-132 H/ 661-750 M). Pendirinya bernama Muawiyah bin Ai Sufyan bin Harb bin Umayyah, yang juga sekaligus menjadi Khalifah pertama. Adapun secara lengkap para khalifah Bani Umayyah sebagai berikut:

a. Muawiyah bbin Abu Sufyan (Muawiyah I)
b. Yazid bin Muawiyah (Yazid I)
c. Muawiyah bin Yazid (Muawiyah II)
d. Marwan in Hakam (Marwan I)
e. Abdul Malik bin Marwan
f. Al-Walid bin ‘Abdul Malik (al-Walid I)
g. Sulaiman bin ‘Abdul Malik
h. Umar bin ‘Abdul ‘Aziz (Umar II)
i. Yazid bin Abdul Malik (Yazid II)
j. Hisyam bin ‘Abdul Malik
k. Walid bin Yazid (al-Walid III)
l. Yazid bin Wallid (Yazid III)
m. Ibrahimbin al-Walid
n. Marwan bin Muhammad (Marwan II al –Himar)

Pada saat Daulah Umayyah dipeintah oleh al-Walid bin Abdul Malik:
-Keadaan negara sangat tenteram, makmur, dan tertib.
-Masa pemerintahannya kurang lebih sepuluh tahun
-Tercatat suatu perluasan wilayah dari Afrika Utara menuju wilayah barat daya, benua Eropa pada tahun 711 M.
-Terjadi perluasan wilayah ke Eropa. Spanyol menjadi daerah perluasan selanjutnya.


Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz:
§ Perluasan wilayah dilakukan ke Perancis.


Wilayah kekuasaan Islam pada masa Bani Umayyah meliputi:

· Spanyol, Afrika Utara, Syiria, Palestina, Jazirah Arab, Irak, sebagian Asia Kecil, Persia, Afghanistan, daerah yang sekarang disebut Pakistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Kirgistan di Asia Tengah.

Bani Umayyah juga berjasa dalam pembangunan di berbagai bidang, diantaranya:

ü Muawiyah bin Abi Sufyan mendirikan dinas pos dan tempat-tempat tertentu dengan menyediakan kuda yang lengkap dengan peralatannya di sepanjang jalan.


ü Jabatan khusus seorang hakin (qadi) mulai berkembang menjadi profesi tersendiri.


ü Abdul Malik bin Marwan mengubah mata uang Bizantium dan Persia yang dipakai di daerah-daerah yang dikuasai islam menjadi mata uang tersendiri pada tahun 659 M.


ü Khalifah Abdul Malik bin Marwan berhasil melakukan pembenahan-pembenahan administrasi pemerintahan dan memberlakukan bahasa Arab sebagai bahasa resmi administrasi pemerintahan islam.


ü Khalifah al-Walid bin Abdul Malik meningkatkan pembangunan, diantaranya:


- Membangun panti-panti untuk orang cacat dan pekerjanya digaji negarasecara tetap.


- Membangun jalan-jalan raya yang menghubungkan suatu daerah dengan daerah lainnya.


- Pabrik-pabrik.


- Gedung-gedung pemerintahan


- Masjid-masjid yang megah.


Selain kemajuan dalam bidang pemerintahan, ilmu pengetahuan juga dikembangkan pada masa itu, yang meliputi:


a. Ilmu Agama, seperti: al-Qur’an, Hadis, dan fiqih. Proses pembukuan hadis terjadi pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz sejak saat itulah hadis mengalami perkembangan pesat.


b. Ilmu Sejarah dan geogragi. Ubaid ibn Syariyah al-Jurhumi berhasil menulis berbagai peristiwa sejarah.


c. Ilmu pengetahuan bidang bahasa, yaitu segala ilmu yang mempelajari bahasa, nahwu, saraf, dan lain-lain.


d. Bidang ilmu filsafat, yaitu segala ilmu yang pada umumnya berasal dari bangsa asing.


2. Daulah Umayyah di Andalusia (756 M-1031 M)


Kekuasaan Bani Umayyah di Damaskus berakhir pada tahun 750M, kekhalifaan pindah ke tangan Bani Abbasiyah. Namun, salah satu penerus Bani Umayyah yang bernama Abdurrahman ad-Dakhil dapat meloloskan diri dari kejaran pasukan Bani Abbasiyah pada tahun 755 M dan masuk ke Andalusia (Spanyol). Ia kemudian mendirikan pemerintahan sendiri dan mengangkat drinya sebagai amir (pemimpin) dengan pusat kekuasaan di Cordoba.


Adapun amir-amir Bani Umayyah yang memerintah di Andalusia (Spanyol) sebagai berikut:


a. Abdurrahman ad-Dakhil


b. Hisyam bin Abdurrahman


c. Al-Hakam bin Hisyam


d. Abdurrahman al-Ausat


e. Muhammad bin Abdurrahman


f. Munzir bin Muhammad


g. Abdullah bin Muhammad


h. Abdurrahman an-Nasir


i. Hakam al-Muntasir


j. Hisyam II


k. Muhammad II


l. Sulaiman


m. Abdurrahman IV


n. Abdurrahman V


o. Muhammad III


p. Hisyam III






Pada masa pemerintahan Daulah Umayyah di Andalusia (Spanyol), Cordoba menjadi pusat berkembangnya ilmu pengetahuan. Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan terjadi pada masa pemerintahan amir ke 8 yakni Abdurrahman an-Nasir dan amir ke 9 yakni Hakam al-Muntasir.


Kemajuan ilmu pengetahuan dan kebudayaan di Cordoba ditandai dengan adanya Universitas Cordoba, yang memilki perpustakan dengan koleksi buku 400.000 judul. Pada masa kejayaannya Cordoba memiliki 491 masjid dan 900 pemandian umum.






3. Perkembangan Ilmu Pengetahuan





Adapun perkembangan ilmu pegetahuan pada masa pemerintahan Bani Umayyah dapat dikelompokkan sebagai berikut:






a. Ilmu Kimia


Diantara ahli kimia ketika itu adalah Abu al-Qasim Abbass ibn Farnas yang mengembangkan Ilm kimia dan kimia terapan yang merupakan dasar bagi ilmu farmasi yang erat kaitannya dengan ilmu kedokteran.






b. Kedokteran


Diantara ahli kedokteran ketika itu adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi, yang di dunia Barat dikenal dengan Abulcasis. Ia dikenal sebagai ahli bedah, perintis ilmu penyakit telinga, dan pelopor ilmu penyakit kulit. Karyanya yang berjudul Al-Tajrif li man ‘Akaza ‘an ak-Ta’lif, yang menjadi rujukan di universitas-universitas di Eropa.






c. Sejarah


1) Abu Marwan Abdul Malik bin Habib, salah satu bukunya berjudul al-Tarikh. Ia meninggal pada tahun 852 M.


2) Abu Bakar Muhammad bin Umar, dikenal dengan Ibnu Quthiyah. Karya bukunya berjudul Tarikh Iftitah al-Andalus.


3) Hayyan bin Khallaf bin Hayyan, karyanya al-Muqtabis fi Tariqh Rija al-Andalus dan al-Matin.






d. Bahasa dan Sastra


Diantara tokoh terkenal bidang sastra ketika itu adalah:


1) Ali al-Qali, karyanya al-Amali dan al-Nawadir, wafat pada tahun 696 M.


2) Abu Bakar Muhammad ibn Umar. Di samping terkenal sebagai ahli sejarah, ia adalah seorang ahli bahasa Arab, nahwu, penyair, dan sastrawan. Ia menulis buku dengan judul al-Af’al dan Fa’atla wa Af’alat. Ia meninggal pada tahun 977M.


3) Abu Amr Ahmad ibn Muhammad ibn Abd Rabbih, karya prosa duveru bana al-‘Aqd al-Farid. Ia meninggal pada tahu 940 M.


4) Abu Amir Abdullah ibn Syuhaid. Lahir di Cordoba pada tahun 382 H/922 M dan wafat pada tahun 1035 M. karyanya dalam bentuk prosa adalah Risalah al-awabi’ wa al-Zawabig, Kasyf al-Dak wa Ar al-Syakk dan Hanut ‘Athar.






4. Pertumbuhan Kebudayaan


Selain ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah juga berhasil mengembangkan bidang lainnya, yaitu:






a. Arsitektur


Perkembangan di bidang arsitektur ini terlihat dari bangunan-bangunan artisik sera masjid-masjid yang memenuhi kota. Pada masa Walid dibangunjuga sebuah masjid agung yang terkenal dengan sebutan masjid Damaskus yang diarsiteki oleh Abu Ubaidah bin Jarrah serta dibangunnya sebuah kota baru yaitu kota Kairawan oleh Uqbah bin Nafi.






b. Organisasi militer


Pada masa pemerintahan Bani Umayyah ini militer dikelompokkan menjadi 3 angkatan yaitu angkatan darat (al-jund), angkatan laut (al-bahiriyah) dan angkatan kepolisian.






c. Perdagangan


Setelah Bani Umayyah berhasil menaklukkan berbagai willayah jalur perdagangan menjadi semakin lancar.






d. Kerajinan





Ketika Khalifah Abdul Malik menjabat, mulailah dirintis pembuatan tiras (semacam bordiran), yakni cap resmi yang dicetak pada pakaian khalifah dan para pembesar pemerintahan.

Minggu, 20 Oktober 2019

Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran (Bag. 5)

5. Pemanfaatan Youtube


YouTube adalah sebuah situs website media sharing video online terbesar dan paling populer di dunia internet. Saat ini pengguna youtube tersebar di seluruh dunia dari berbagai kalangan usia, dari tingkat anak-anak sampai dewasa. 


Para pengguna youtube dapat mengupload video, search video, menonton video, diskusi/tanya jawab tentang video dan sekaligus berbagi klip video secara gratis. Setiap hari ada jutaan orang yang mengakses youtube sehingga tidak salah jika Youtube sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran.


Tujuan memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran adalah untuk menciptakan kondisi dan suasana pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan interaktif. Video pembelajaran di youtube dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran interaktif di kelas, baik untuk siswa maupun guru itu sendiri melalui presentasi secara online maupun offline. Pemanfaatan youtube sebagai media pembelajaran dapat digunakan setiap saat tanpa dibatasi olah ruang dan waktu dengan syarat komputer atau media presentasi terhubung dengan internet.


Mengapa memilih youtube sebagai media pembelajaran? Karena youtube memiliki beberapa keunggulan sebagai media pembelajaran yaitu :


Potensial yaitu youtube merupakan situs yang paling poluper di dunia internet saat ini yang mampu memberikan edit value terhadap education/pendidikan.


Praktis yaitu youtube mudah digunakan dan dapat diikuti oleh semua kalangan termasuk siswa dan guru.


Informatif yaitu youtube memberikan informasi tentang perkembangan ilmu pendidikan, teknologi, kebudayaan, dll


Interaktif yaitu youtube memfasilitasi kita untuk berdiskusi ataupun melakukan tanya jawab bahkan mereview sebuah video pembelajaran.


Sheareable yaitu youtube memiliki fasilitas link HTML, Embed kode video pembelajaran yang dapat di sheare di jejaring sosial seperti facebook, twitter dan juga blog/website.


Ekonomis yaitu youtube gratis untuk semua kalangan.


6. Pemanfaatan Instagram


Anak-anak akan belajar lebih baik jika kita libatkan mereka dalam praktek pembelajaran yang sedang dipelajari. Nah, untuk mewujudkan hal tersebut dalam Media Sosial kita bisa menggunakan Instagram. 

Instagram bisa menjadi penghubung dan berbagi informasi antara siswa, guru dan bahkan orangtua. Para guru dapat menggunakan Media Sosial Instagram untuk mengumumkan Pekerjaan Rumah secara kreatif, berbagi pengalaman dengan murid di kelas dengan bantuan gambar dan hal lain yang berhubungan dengan pendidikan.

Anda sebagai pendidik juga dapat menggunakan Instagram untuk:

a. Berbagi pengetahuan dalam belajar dengan siswa, orangtua dan pengguna Instagram lainnya.

b. Menciptakan keterlibatan siswa dalam mendeskripsikan gambar, judul halaman yangdiberikan oleh guru dan hal lainnya

c. Bisa menghubungkan semua siswa dengan guru-guru lainnya di sekolah

d. Berbagi pekerjaan rumah.


Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran (Bag. 4)

4. Pemanfaatan twitter


Coba bayangkann apabila pada saat guru sedang menjelaskan materi, lalu siswa ngetweet tentang pelajaran pemahamannya. Sama persis seperti menulis di bukku catatan, hanya berbeda pada medianya saja. Setelah itu mereka dapat berdiskusi dengan menggunakan fitur-fitur yang ada di twitter seperti hashtag, reply, retweet, dll. Misalnya seperti #matematika untuk berdiskusi tentang pelajaran matematika. Hal itu berguna untuk mempermudah dalam mengklasifikasikan diskusi kelompok dengan siswa dan guru.


Dengan begitu, siswa dan guru tidak akan tersesat dalam komunikasi yang lebih umum, melainkan lebih spesifik ke pembahasan sesuai topik yang mereka inginkan. Ini juga menghindari percampuradukkan antara isu pribadi dan isu sekolah. Para siswa menyimak dan menemukan pelajaran yang menurutnya menarik. Siswa membuat ringkasan dalam 1 tweet yang berisi 140 karakter. Bisa jadi, siswa membuat tweet tentang pertanyaan yang muncul di benaknya. Maka selama ia sekolah akan terkumpul tweet-tweet yang juga jadi catatan sekolah.


Lalu apa bedanya dengan mencatat secara tradisional ? Ketika mencatat secara tradisional mahasiswa dapat menuliskan apa saja dan tanpa batas karakter. Otak ketika mendapat tantangan cenderung mengikuti cara yang nyaman, menyalin kata-kata persis yang didengar.


 Beda dengan ngetweet, otak kita ditantang untuk menemukan inti pelajaran yang panjangnya tidak lebbih dari 140 karakter. Bahkan harus membuat sebuah kalimat baru yang melukiskan materi yang didapatkan. Meski hanya 140 karakter, tapi membuat sebuah tweet bukanlah hal mudah. Butuh kreativitas kita untuk membuat tweet yang memikat

Selain sebagai media pembelajaran bagi siswa , twitter juga telah digunakan sebagai media pembelajaran untuk khalayak umum. Banyak akun-akun twitter yang aktivitasnya membagikan info dan ilmu pengetahuan umum. Mulai dari info kesehatan, kecantikan, tips-tips menarik, dan masih banyak lagi. Setiap akun ini biasanya memiliki jadwal dalam memposting atau mentweet info tersebut, namun ada pula yang memposting setiap saat.

Contohnya saja akun @infoLengkap , akun ini membagikan ilmu tentang pengetahuan umum. Dia memposting info menarik setiap saat hanya dengan menggunakan 140 karakter. Padahal info yang dia berikan itu mungkin berasal dari artikel yang terdiri dari banyak paragraf. Ini membuktikan bahwa, twitter dapat membantu memacu kreativitas bagi si penulis dalam menyimpulkan isi informasi sehingga memberikan kemudahan pula bagi si pembaca dalam mencerna informasi yang dia dapat.

Dalam bidang lain contohnya adalah akun @tipsbizonline dan @kelaspengusaha. Akun ini memberikan informasi dan tips-tips dalam bidang bisnis dan wirausaha. Berbeda dengan contoh sebelumnya, mereka membagikan tips-tips dan info secara terjadwal, yaitu pukul 9 pagi dan 9 malam.

Dengan sistem ini, para pembaca atau biasa disebut follower dapat mengetahui kapan mereka harus membuka twitter untuk membaca tweet yang diberikan akun itu. Sehingga waktu mereka pun terjadwalkan , kapan harus belajar dan kapan harus melakukan aktivitas lain.


Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran (Bag. 3)

3. Pemanfaatan Facebook


Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Mark Elliot Zuckerberg atau Mark Zuckerberg lahir lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS).

Ide berawal ketika dia bersekolah di Exeter High School, New Hampshire. Saat itulah dia berkenalan dengan Adam D'Angelo. Zuckerberg lulus dan masuk Harvard University, awalnya membuat program Coursematch yang memungkinkan mahasiswa di kelas yang sama bisa melihat daftar teman-teman sekelas. Namun ternyata hal tersebut juga diminati oleh mayoritas penduduk dunia sehingga menjadi sebuah jaringan yang begitu besar dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal termasuk pembelajaran.

Situs jejaring Facebook merupakan salah satu situs jejaring paling populer di indonesia, di mana Indonesia merupakan negara pengguna facebook (FB) terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat (AS). berdasarkan penelitian (TNS) Digital Life, dari sekitar 30.000.000 orang pengguna internet di Indonesia, sekitar 87% penggunanya selalu mengunjungi jejaring sosial (FB dan twitter). Selain itu, pengguna/pengakses jejaring sosial terbesar di Indonesia adalah usia remaja.

Strategi yang bisa di lakukan untuk pengayaan dalam distance learning ini adalah metode pemberian tugas, metode diskusi, metode kerja kelompok, kegiatan memakai tutor sebaya dan pemodelan atau cara lain dapat menyuruh siswa membaca yang sesuai (Ade Suyitno, 2012). Berdasarkan hal itu maka facebook bisa di jadikan strategi alternatif dalam permasalahn mengontrol dan memeberikan pemahaman yang sesuai atau memberikan pengayaan pada para peserta distance learning. Adapun fitur-fitur facebook yang dapat di gunakan sebagai media pembelajaran adalah :

1. Wall facebook, fitur ini bisa digunakan sebagai papan informasi.

2. Facebook note, fitur ini bisa digunakan untuk membuat tulisan singkat atau handout perkuliahan.

3. Fiture chating, fitur ini bisa diginakan untuk mengobrol langsung dengan sesama pengguna facebook lainnya yang telah menjadi teman, selain itu bisa menjadi media diskusi online.

4. Facebook group, fitur ini bisa digunakan untuk komunitas peserta didik, kajian-kajian keilmuan, study club, dan mengontrol jumlah siswa/pebelajar yang mengikuti perkuliahaan atau pembelajaran secara distance learning.

5. Facebook quiz, dalam fitur atau fasilitas ini, bisa dioptimalkan oleh guru atau peserta didik untuk latihan materi untuk evaluasi pembelajaran lewat quiz online yang interaktif.

6. Facebook share, fitur ini bisa digunakan untuk men-share materi (tulisan singkat, link, gambar, video dsb).

Model pembelajaran yang bisa di gunakan dalam penerapannya yaitu pembelajaran Group Investigation dan TPS (think, pair and share). Adapun strategi yang bisa dipakai adalah:

a. Guru bisa berperan aktif dengan cara membuat grup yang berhubungan dengan mata pelajaran yang berkaitan. kemudian dapat mensosialisasikannya kepada peserta didik.

b. Dalam grup, guru bisa berbagi (sharing) materi dari situs web lainnya, baik itu berupa link, gambar dan video. hal ini untuk menambah bahan ajar buat siswa, ruang konsultasi, dan ringkasan materi pada note.

c. Dalam fasilitas games quiz bisa dijadikan media latihan/evaluasi dengan membuat latihan/quiz di facebook

Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran (Bag. 2)

2. Pemanfaatan Blog


Blog merupakan teks dokumen, gambar, obyek media, dan data yang tersusun secara rapi dan menurut kronologi tertentu, yang dapat dilihat melalui browser internet dan biasanya berisi catatan atau jurnal pribadi. Manfaat Blog:


1. Media interaktif diluar kelas


Misalnya guru di sebuah sekolah dapat membuat blog dimana isi sebuah blog menyangkut mata pelajaran masing-masing guru. Kemudian ada siswa yang mengakses blog tersebut, siswa mengisi comment di blog, sehingga terjadi komunikasi antara guru dengan siswa

    2. Media untuk menyimpan file

Guru dapat menyusun dan meresume materi pelajaran kemudian memasukkannya ke dalam sebuah blog, Hal ini sangat membantu mempercepat pengajaran karena siswa tidak perlu mencatat lagi di papan tulis karena siswa dapat mengakses materi guru dengan mudah, tanpa dibatasi oleh waktu dan tempat. Penggunaan blog sebagai media pembelajaran sangat usabilitas (mudah digunakan) dan maintanabel (mudah dikelola dan dirawat).

3. Media curhat bagi siswa

Blog memiliki fasilitas yang memungkinkan pengunjung sebuah blog meninggalkan komentar, karenanya blog dapat menjadi media untuk mengungkapkan usul, komentar dan curhat siswa tentang sistem pengajaran yang ada di sekolah, sehingga pihak sekolah dan guru dapat meningkatkan kinerja mereka sesuai yang diharapkan para peserta didik .

4. Media untuk menulis

Blog dapat berfungsi sebagai media writing learning. Dengan blog guru belajar dan mengasah kemampuannya dalam membuat sebuah karya ilmiah atau karya tulis. 

Sebelum ikut dalam bidang karya tulis dalam setiap even resmi seperti; lomba karya tulis, atau sertifikasi, alangkah baiknya guru menggunakan blog sebagai media writting learning terlebih dahulu. blog juga merupakan sarana yang cepat dan mudah sebagai sarana penyebaran hasil-hasil penelitian, penataran, penelitian, workshop dan berbagai macam tulisan lainnya

5. Media untuk mendapatkan informasi

Guru bisa mendapatkan Informasi melalui proses pencarian dengan search engine akan membuka dan menambah wawasan guru tentang dunianya dan dunia ilmu pengetahuan. Guru bisa mendapatkan informasi melalui buku, koran, majalah tapi kita hanya berperan sebagai pembaca pasif . dengan blog kita bisa langsung memberi komentar .dan informasi yang didapatkan semakin luas dengan saling memberi link dengan pengguna blog lain.

6. Sarana berdiskusi

Blog juga menjadi pilihan sebagai sarana berdiskusi antar guru dengan siswa , guru dengan guru. dan berbagi pengetahuan dengan pengguna blog yang lain, sehingga membuka wawasan berfikir.

7. Media berkreativitas

Guru dapat menghias blog sesuai dengan keinginan,misalnya dipercantik dengan gambar,foto,slide,video,template,background yang semuanya didapatkan secara gratis melalui counter dalam internet.

Penggunaan Media Sosial Sebagai Media Pembelajaran (Bag. 1)

Pemanfaatan jejaring sosial untuk kepentingan belajar mengajar memang belum banyak yang mempraktekkannya. mari kita coba menggunakan sosmed dalam pembelajaran di antaranya adalah :


1. Pemanfaatan Web Site


Web site adalah keseluruhan isi web server yang dimiliki oleh seseorang atau lembaga tertentu. Web site bisa diibaratkan sebuah buku yang terdiri dari halaman-halaman tertentu, termasuk cover dan daftar isi. Web site disebut juga site, situs, situs web, atau portal.


Halaman pertama dari sebuah web site adalah homepage. Biasanya berisi beberapa link ke bagian penting lain dari sebuah situs web. Istilah homepage juga dipakai untuk menjelaskan halaman web pribadi/perorangan sebagai "rumah" mereka di dunia internet.

Halaman demi halaman dalam web site secara mandiri disebut web page dan biasanya identik dengan 1 file HTML (Hyper Text Mark-up Language) yakni bahasa program yang digunakan untuk membuat web site.

Adapun pemanfaatan web site dalam pembelajaran di antaranya :

a. Manfaat untuk Peserta Didik

1. Sebagai sarana untuk berkomunikasi secara interaktif dengan tenaga pengajar yang lebih efektif dalam proses pendidikan dan pengajaran.

2. Mengoptimalkan proses belajar mengajar karena tidak lagi terikat oleh ruang dan waktu.

3. Sebagai saran pembekalan dan pelatihan terhadap pemanfaatan TIK.

4. Memaksimalkan daya tangkap pesert didik, karena bahan ajar tidak hanya terpaku pada teks tetapi bias berupa gambar, video, ataupun media-media yang menarik lainnya

b. Manfaat bagi guru/ dosen/ instruktur

1. Mempermudah dalam pemantauan kegiatan belajar peserta didik.

2. Pemanfaatan multi media (gambar, foto, animasi, audio, video dll) untuk penganekaragaman dan pengayaan materi ajar.

3. Sebagai indikator PBM yang bertujuan untuk monitoring dan evaluasi terhadap kinerja pengajar.

4. Sebagai bentuk pemanfaatan TIK dalam pengembangan KBM secara interaktif.

5. Sebagai sarana unjuk kompetensi dan profesionalisme tenaga pengajar.

6. Mengembangkan diri atau melakukan penelitian guna meningkatkan wawasannya.

Sabtu, 19 Oktober 2019

Google classroom

Google Classroom

Oleh Rahmad Habibullah, S.Pd.I

Google Classroom atau ruang kelas Google merupakan suatu serambi pembelajaran campuran untuk ruang lingkup pendidikan yang dapat memudahkan pengajar dalam membuat, membagikan dan menggolongkan setiap penugasan tanpa kertas (paperless). 

Software tersebut telah diperkenalkan sebagai

keistimewaan dari Google Apps for Education yang rilis pada tanggal 12 Agustus 2014. Menurut website resmi dari Google, aplikasi Google Classroom merupakan alat produktivitas gratis meliputi email, dokumen dan penyimpanan. Classroom di  desain untuk memudahkan guru (pengajar) dalam menghemat waktu, mengelola kelas dan meningkatkan komunikasi dengan siswa-siswanya. Dengan Google Classroom ini dapat memudahkan peserta didik dan pengajar untuk saling terhubung di dalam dan diluar sekolah. 

Rosemarie DeLoro, seorang guru asal New York, menyatakan selama 60 tahun dia mengajar tidak pernah sekalipun menggunakan komputer. Namun, sejak memiliki Chromebook dan Google Classroom di dalamnya, dia bisa dengan mudah memberikan pekerjaan rumah digital kepada murid-muridnya dan memberikan tanggapan secara langsung, kapan pun dan di manapun (Biantoro, 2014).

Google Classroom didesain untuk empat pengguna yaitu pengajar, siswa, wali dan administrator. Bagi pengajar dapat digunakan untuk membuat dan mengelola kelas, tugas, nilai serta memberikan masukan secara langsung (real-time). Untuk siswa dapat memantau materi dan tugas kelas, berbagi materi dan berinteraksi dalam aliran kelas atau melalui email, mengirim tugas dan mendapat masukan dan nilai secara langsung. Untuk wali dapat digunakan untuk mendapat ringkasan email terkait tugas siswa. Ringkasan ini meliputi informasi tentang tugas yang tidak dikerjakan, tugas selanjutnya dan aktivitas kelas. Namun wali tidak bisa login ke kelas secara langsung. Wali menerima ringkasan email melalui akun lain. Untuk administrator dapat membuat, melihat atau menghapus kelas di domainnya, menambahkan atau menghapus siswa dan pengajar dari kelas serta melihat tugas di semua kelas di domainnya.

Berdasarkan website resmi dari Google,Google Classroom ini memberikan beberapa manfaat seperti: 

1) Kelas dapat disiapkan dengan mudah; pengajar dapat menyiapkan kelas dan mengundang siswa serta asisten pengajar. Kemudian di dalam aliran kelas, mereka dapat berbagi informasi seperti tugas, pengumuman dan pertanyaan;

2) Menghemat waktu dan kertas; pengajar dapat membuat kelas,  memberikan tugas, berkomunikasi dan melakuan pengelolaan, semuanya di satu 

tempat; 

3) Pengelolaan yang lebih baik; siswa dapat melihat tugas di halaman tugas, di aliran kelas maupun di kalender kelas. Semua materi otomatis tersimpan dalam folder Google Drive; 4) Penyempurnaan komunikasi dan masukan; pengajar dapat membuat tugas, mengirim pengumuman dan memulai diskusi kelas secara langsung. Siswa dapat berbagi materi antara satu sama lain dan berinteraksi dalam aliran kelas melalui email. Pengajar juga dapat melihat dengan cepat siapa saja yang sudah dan belum menyelesaikan tugas, serta langsung memberikan nilai dan masukan real-time; 

5) Dapat digunakan dengan aplikasi yang anda gunakan; kelas berfungsi dengan Google Document, Calender, Gmail, Drive dan Formulir; 

6) Aman dan terjangkau; kelas disediakan secara gratis. Kelas tidak berisi iklan dan 

tidak pernah menggunakan konten atau data siswa untuk tujuan iklan. Google Classroom dapat diakses melalui 2 cara yaitu melalui website dan aplikasi. Untuk website dapat diakses menggunakan browser apapun seperti Chrome, FireFox, Internet Explorer ataupun Safari. Sedangkan untuk aplikasi dapat diunduh secara gratis melalui Playstore untuk Android dan App Store untuk iOS.

Mari Bertafakur

Mari Bertafakur Kalian tentunya sudah tahu bahwasannya agama merupakan pondasi hidup manusia sehari-hari. Dalam agama Islam, salat merupakan...